Hambalang, Dialektika.co — Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti belanja fasilitas pejabat yang ia nilai berlebihan. Dalam sesi tanya jawab di Hambalang, Bogor, Kamis, (19/3/2026,) Prabowo mencontohkan pembelian mobil dinas gubernur di Kalimantan Timur yang, menurut dia, mencapai Rp 8 miliar.
Angka itu, kata Prabowo, sulit dibenarkan di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Ia membandingkannya dengan kendaraan yang ia gunakan sebagai presiden, yakni Maung buatan Indonesia. Menurut dia, harga kendaraan itu berada di kisaran ratusan juta rupiah dan bisa mencapai sekitar Rp 1 miliar bila dilengkapi fitur antipeluru.
“Saya Presiden Republik Indonesia, saya pakai mobil Maung. Maung buatan Indonesia,” kata Prabowo. “Anti peluru mungkin harganya Rp 1 miliar, tapi tidak Rp 8 miliar. Coba kita selidiki semua.”
Prabowo mengatakan efisiensi belanja negara harus dimulai dari hal-hal yang selama ini dianggap lumrah, termasuk fasilitas kendaraan dinas dan kunjungan kerja pejabat. Ia meminta para penyelenggara pemerintahan, dari pusat hingga daerah, memiliki kesadaran dan rasa tanggung jawab dalam menggunakan anggaran publik.
Menurut Prabowo, kepala daerah semestinya menempatkan kepentingan rakyat di atas fasilitas jabatan. Bupati dan gubernur, kata dia, bekerja untuk rakyat, sehingga setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan.
(chanz)
